Jumat, 09 September 2016



Bono

Bono adalah gelombang atau gelombang atau ombak yang terjadi dimuara sungai kampar,kabupaten pelalawan,provinsi riau.ombak bono sungai kampar terjadi akibat pertemuan arus sungai kampar yang menuju kelaut dan arus air laut yang menuju kesungai akibat pasang.Biasanya bono hanya terjadi di tepi pantai atau laut ataupun danau yang luas akibat perubahan arus air dan angin.
Ombak yang berukuran cukup besar banyak dimanfaatkan untuk bermain selancar. Maka, jika melihat orang berselancar di pantai adalah suatu hal yang sudah biasa. Tetapi melihat orang berselancar di arus sungai adalah suatu hal yang luar biasa.Bono terbesar biasanya terjadi ketika musim penghujan dimana debit air Sungai Kampar cukup besar yaitu sekitar bulan November dan Desember.
Bono ini sebenarnya terdapat di dua lokasi di Provinsi Riau yaitu di Muara Sungai Kampar Kabupaten Pelalawan dan di Muara Sungai Rokan dikabupaten rokan. Masyarakat setempat menyebut Bono di Kuala Kampar sebagai Bono Jantan karena lebih besar, sedangkan Bono di Kuala Rokan sebagai Bono Betina karena lebih kecil.
Menurut kepercayaan warga, gelombang bono yang ada di sungai kampar adalah bono jantan, sementara bono betinanya berada di daerah Sungai Rokan, dekat dengan Kota Bagansiapi-api. Bono di kuala kampar tersebut berjumlah tujuh ekor, dimana bentuknya serupa kuda yang biasa disebut dengan induk Bono. Pada musim pasang mati, bono ini akan pergi ke Sungai Rokan untuk menemui bono betina. Kemudian bersantai menuju ke selat Malaka. Itulah sebabnya ketika bulan kecil dan pasang mati, bono tidak ditemukan di kedua sungai tersebut. Jika bulan mulai besar, kembalilah bono ketempat masing-masing, lalu main memudiki sungai Kampar dan sungai Rokan. Semakin penuh bulan di langit, semakin gembira bono berpacu memudiki kedua sungai itu..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar